Selasa, 13 November 2018

Tools Ampuh Kelola Akun FB dan IG Secara Otomatis Dan Terjadwal


Cara termudah untuk banyak mendapatkan interaksi di FB & IG adalah dengan cara memposting / mempublish konten yang menarik dengan konsisten.

Konten dengan Visualisasi gambar yang menarik akan membuat efek daya sebar tinggi (viral) dan akan menjangkau banyak orang, sebagian dari mereka tertarik dan akhirnya mereka menjadi follower aktif kita.



toolsinternetmarketing.jpg



Viralpict merupakan tools untuk mengelola akun akun sosial media dalam satu wadah meliputi instagram, dan facebook.

Tools ini bertujuan untuk menunjang aktifitas para Internet Marketer untuk dapat mengelola akun akun sosial media mereka untuk berjualan.

Anda dapat dengan mudah mengakses akun sosial media tanpa harus login logout di setiap akun sosial media Anda.

ViralPict membantu Anda mengelola semua akun Facebook dan Instagram, sehingga Anda dapat melakukan posting terjadwal, dan upload langsung dari komputer dengan mudah.




Lihat Video Demonya Disini >> https://www.ratakan.com/Vilalpict

Dengan tools Viralpict Anda bisa cari foto & konten yang populer.., dan bisa di edit kontennya lalu repost ulang dengan sekali klik.

Sangat cocok untuk marketer dari berbagai kalangan (owner toko online, facebook advertiser, blogger, network marketer, dll) baik pemula maupun expert yang menggunakan Instagram & Facebook sebagai sarana promosi.
  

SELENGKAPNYA KLIK DI SINI..

https://account.ratakan.com/aff/go/bisnisgemilang?i=2151





Senin, 13 November 2017

Homeless Millenials, Masa Depan Generasi Milenial yang Kelam

rumahminimalis.jpg

Homeless Millenials. Kaum Milenial Gelandangan. Inilah mungkin sebuah julukan muram yang kelak layak ditabalkan pada anak-anak muda yang lahir antara 1982 – 1995.
Homeless millenials artinya adalah barisan anak muda (yang lahir antara 1982 – 1995) yang tak sanggup membeli rumah sendiri. Mungkin karena kondisi keuangan mereka yang termehek-mehek. Mungkin juga karena harga rumah yang makin melangit.

Bagi generasi milenial jaman NOW, memiliki rumah sendiri adalah sebuah impian yang pelan-pelan menjelma menjadi fatamorgana.
Faktanya, sebuah survei yang dilakukan oleh situs jual beli Rumah123 menyebut, lima tahun dari sekarang hanya 5% generasi milenial yang akan sanggup membeli rumah secara mandiri. Sisanya 95% entah akan tinggal dimana.

Dalam Global Property Industry, dikenal adanya istilah House Price to Annual Income Ratio. Atau rasio harga rumah dibanding penghasilan tahunan Anda.
Menurut Global Property Standard, rasio yang ideal adalah maksimal 3 kali. Artinya harga rumah maksimal hanya boleh 3 x penghasilan tahunan Anda.

Contoh : penghasilan tahunan Anda (gaji selama 12 bulan + THR + bonus jika ada) adalah Rp 200 juta. Maka maksimal harga rumah yang boleh dibeli adalah Rp 600 juta.
Kita lihat di tanah air sekarang. Harga rumah ukuran 70M2 di Sumarecon Bekasi sudah tembus Rp 1,1 milyar.
Atau kita ambil harga rumah yang lebih murah, di wilayah yang lebih pedalaman, misal di Tambun. Harga untuk rumah dengan ukuran yang sama sudah sekitar Rp 600 jutaan.

Artinya untuk meraih rasio ideal 3x annual income, kalau mau membeli rumah dengan harga Rp 600 juta, minimal penghasilan tahunan adalah Rp 200 juta (atau sekitar Rp 16 juta per bulan).
Pertanyaannya : seberapa banyak generasi milenial Indonesia yang bisa mendapatkan annual income diatas Rp 200 juta?

Menurut survei Rumah123, generasi milenial Jakarta yang penghasilan tahunannya diatas Rp 200 juta (atau gajinya diatas 16 juta per hulan) hanya 4%.
4% saja. Busyet kecil amat angkanya.
Jadi mayoritas generasi milenial di Jakarta (dan mungkin kota besar lainnya) sebenarnya tidak memiliki gaji yang mewah. Pas-pasan saja.
Namun gaya hidupnya kadang sok mau kaya, dengan smartphone paling canggih, dan traveling kemana-mana biar punya foto Instagram yang cantik. Alamakkkk.
Oke, misal generasi Milenial yang sok kaya itu sudah insyaf dan kini rajin menabung, dan lalu ingin beli rumah dengan harga Rp 600 jutaan.

Maka generasi milenial tersebut harus sediakan DP 15% sekitar Rp 90 juta. Sisanya, Rp 510 juta diangsur. Jika diangsur selama 15 tahun, maka cicilan rumah per bulan adalah sekitar Rp 6 jutaan per bulan. Banyak juga.
Dan sesuai prinsip dalam ilmu personal finance, maksimal cicilan hutang adalah 30%. Maka jika cicilan rumah adalah Rp 6 juta/bulan, gaji bulanan harus diatas Rp 18 juta.
Pertanyaannya kembali : berapa persen generasi milenial di Indonesia yang gajinya sudah diatas Rp 18 juta per bulan? Mungkin lebih sedikit lagi.

Itulah kenapa mayoritas generasi milenial Indonesia akan menjadi Homeless Millenials. Generasi Milenial Gelandangan yang tak punya rumah sendiri.
Apa yang bisa dilakukan untuk keluar dari jebakan Homeless Millenials? Ada 2 solusi.

Homeless Millenials Solution # 1 : Rich Parent Support
Beruntunglah Anda generasi milenial yang memiliki orang tua yang relatif kaya.
Jika orang tua generasi milenial itu lumayan tajir, maka mereka bisa saja membelikan rumah kepada anak-anaknya.
Konon dulu ada prinsip di kalangan orang kaya jaman lama. Prinsipnya begini : saya harus punya rumah atau tanah minimal sama jumlahnya dengan jumlah anak saya. Kalau anak saya 5, ya minimal harus punya rumah atau kavling tanah 5 biji.
Saya suka dengan prinsip itu, dan terus terang ingin menirunya. Jadi kalau kita sudah berkeluarga dan punya anak 3, maka minimal kita harus punya 3 rumah (diluar rumah utama yang kita tempati). Mantap.

Cukup banyak juga orang tua generasi milenial yang bisa melakukan hal diatas. Maka beruntung jika Anda punya ayah atau orang tua yang bisa membelikan Anda rumah senilai Rp 600 juta.
Harapannya kelak Anda bisa melakukan hal serupa bagi anak-anak Anda.
Yang tragis : ayahnya makmur dan sanggup membelikan rumah. Namun anaknya, sang generasi milenial, malah nyungsep nasibnya. Alhasil rumah warisan itu akhirnya dijual untuk tambahan biaya hidup. Suram deh.

Homeless Millenials Solution # 2 : Multiply Your Income
Solusi kedua ini adalah pilihan yang mutlak : cara terbaik agar sanggup membeli rumah seharga 600 juta atau bahkan 1M adalah ya lipat-gandakan income Anda.
Menaikkan income bukan hanya 10% per tahun. Tapi minimal harus 50% per tahun. (Sebab kenaikan harga rumah sekitar 15 s/d 20% per tahun).
Saya lebih suka konsep multiply your income. Bukan konsep menghemat uang.
Kadang sejumlah financial planner memberikan saran untuk menghemat uang dan penghasilan. Fine advice.

Namun berapa banyak yang bisa dihemat per bulan. Paling 3 jutaan. Dan untuk menghemat 2 – 3 juta per bulan ini, korbannya adalah kita bisa makin stress mengelola pengeluaran. Kekuatan otak dan kreativitas kita telanjur habis terserap untuk mikir bagaimana caranya hemat.
Dan itu bahaya : sebab willpower dan kekuatan otak kita untuk berpikir kreatif melipatgandakan uang jadi lenyap.
Riset-riset dalam neuro-science menulis : kekuatan willpower dan otak kita itu terbatas (limited) – sehingga harus digunakan untuk hal-hal yang menjadi proritas kita.

Pilih mana : 1) willpower kita diserap habis untuk mikir caranya hemat 3 juta per bulan. Atau 2) willpower kita diserap habis buat mikir bagaimana caranya income kita naik 10 juta atau bahkan 20 juta per bulan.
Saya selalu pilih yang 2, dan selama ini sudah mempraktekannya. Dan hasilnya sangat masif.
So, gunakan kekuatan otak dan willpower Anda agar tahun 2018 nanti, income Anda bisa naik 50%. Agar Anda bisa membeli rumah, bahkan dengan uang cash. Bukan lagi cicilan KPR. Top markotop.
Salah satu cara untuk meningkatkan penghasilan adalah ini : tambahkan revenue stream Anda. Jangan hanya mengandalkan income hanya dari SATU sumber saja (misal hanya dari gaji bulanan).
Agar income Anda naik minimal 50%, maka Anda perlu menambah income stream – misal dengan menjalani usaha sampingan yang profitabel (ide usaha sampingan yang prospektif bisa Anda Pelajari Disini..

Akhir kata, homeless milennials adalah sebuah fenomena yang kelam dan pelan-pelan mungkin akan terjadi di negeri ini.
Pastikan Anda bukan salah satu homeless millenials itu.
Start doing creative and massive actions to MULTIPLY YOUR INCOME.
Sebab hanya dengan ini, Anda akan bisa beli rumah seharga Rp 3 milyar pada tahun 2020 nanti.




rahasiauangtambahan.jpg


https://vip.bitcoin.co.id/ref/gemilangorbit/1

Minggu, 04 Juni 2017

Rahasia Membuat Toko Online Gratis di Fanspage



Toko online di era digital sangat dibutuhkan bagi para pebisnis online. Produk-produk yang Anda jual bisa dikenal banyak orang di seluruh dunia dengan memanfaatkan toko online. Semakin banyak orang yang mengenal produk Anda, maka kesempatan Anda untuk closing semakin besar. Jika Anda ingin membangun bisnis online yang profesional, maka Anda HARUS memiliki toko online sendiri sebagai sarana untuk memajang produk Anda dan membangun PERSONAL BRANDING. Selain itu, ada beberapa keuntungan toko online yang mestinya Anda ketahui, di antaranya :

 



tokoonlinefanspage.jpg

 

1. Bersifat Mobile : Bisa bertransaksi kapan saja dan di mana saja. 2. Tidak harus Face to Face : Proses transaksi jual beli tidak harus bertatap muka secara langsung. 3. Menghemat waktu, tenaga, dan biaya. 4. Jangkauan konsumen SANGAT LUAS : Mencakup seluruh dunia. 5. Buka sepanjang waktu : Toko online buka selama 24 jam 7 hari.

Sayangnya, Anda PERLU mengeluarkan UANG yang TIDAK SEDIKIT untuk membangun toko online, baik itu untuk membayar programmer, membeli domain, maupun menyewa hosting. Hal tersebut seringkali menjadi kendala yang cukup SERIUS bagi para pebisnis online yang ingin mengembangkan bisnisnya. Terlebih lagi bagi para pebisnis online PEMULA. Namun, sekarang Anda tidak perlu merasa KHAWATIR lagi, karena Anda sekarang bisa membangun toko online sendiri secara GRATIS langsung di Fanspage (Halaman Facebook). Dengan toko online di Fanspage, Anda TIDAK perlu lagi MEMBELI DOMAIN tahunan dan juga TIDAK perlu MENYEWA HOSTING tahunan. Keduanya disediakan secara GRATIS oleh Facebook. Penasaran seperti apa toko online di Fanspage dan cara membuatnya? Segera temukan SEMUA jawabannya di ebook "Fanspage Store : Toko Online Gratis Jualan Laris" !!

Selengkapnya >>  klik disini..





https://account.ratakan.com/aff/go/bisnisgemilang?i=1565

Senin, 28 Maret 2016

Mengintip 7 Rahasia Orang Kaya Di Sekitar Kita..

Dalam bukunya yang berjudul "The Millionaire Next Door", Danko dan Stanley membeberkan hasil penelitian mereka mengenai orang kaya di Amerika Serikat. Yang tergolong dalam orang kaya tersebut adalah orang yang memiliki asset bersih diatas satu juta dollar. Dan hasil yang mereka temukan cukup mengejutkan. Ternyata kebanyakan orang yang tinggal di rumah besar dan menggunakan mobil mewah bukanlah orang kaya, melainkan justru kalangan menengah. Kebanyakan orang kaya justru hidup sederhana.


mencariuanginternet.jpg

Berikut adalah 7 rahasia orang kaya yang ditemukan oleh Danko dan Stanley:

1. Orang Kaya Hidup Jauh Dibawah Kemampuan Mereka.
Banyak orang yang salah mengenai kekayaan. Kekayaan tidak sama dengan pendapatan. Apabila Anda memiliki pendapatan tinggi dan membelanjakan seluruhnya, maka Anda tidak bertambah kaya. Anda hanya hidup dengan biaya tinggi.
Orang kaya selalu menekan biaya hidup mereka, agar angkanya berada jauh dibawah penghasilan mereka. Dengan demikian maka mereka bisa menginvestasikan sebagian besar dari penghasilan mereka, agar uang bisa bekerja untuk menghasilkan lebih banyak uang bagi mereka.




memulaibisnisonline.jpeg

2. Orang Kaya Mengalokasikan Waktu, Energi dan Uang yang Mereka Miliki Secara Efisien, Dengan Cara Yang Kondusif Untuk Membangun Kekayaan.
Orang kaya selalu menghargai waktu, energi dan uang yang dimilikinya, sehingga selalu mengatur penggunaannya secara efisien. Mereka sadar bahwa ketiga komponen yang mereka miliki inilah yang merupakan kunci untuk membangun kekayaan. Mereka juga memiliki cara tersendiri dalam mengelolahnya agar bisa menghasilkan kekayaan lebih banyak lagi.

3. Orang Kaya Percaya Bahwa Kebebasan Finansial Jauh Lebih Penting Daripada Memamerkan Status Sosial.
Kalangan menengah banyak yang menggunakan mobil dan rumah mewah, untuk menunjukkan ke orang lain bahwa mereka adalah orang kaya. Mereka sangat memperhatikan prestis ataupun gengsi.
Sebaliknya orang kaya justru menggunakan rumah dan mobil yang sederhana. Mereka tidak suka memamerkan status sosial mereka, apalagi karena hal ini akan menghabiskan banyak uang. Lebih baik uang tersebut digunakan untuk investasi.

4. Orang Tua dari Orang Kaya Tidak Menyediakan Bantuan Ekonomi Untuk Anaknya.
Orang tua dari orang kaya hanya membiayai anaknya hingga menyelesaikan pendidikannya saja. Setelah itu anak mesti mandiri secara ekonomi. Ada beberapa orang kaya yang masih mendapatkan uang untuk modal usaha, namun setelah itu mereka sudah tidak diberikan uang lagi. Mereka harus menghasilkan uang sendiri untuk biaya hidup.

5. Anak Orang Kaya Mandiri Secara Ekonomi.
Sama seperti perlakuan dari orang tuanya, maka orang kaya pun memperlakukan hal yang sama untuk anaknya. Anak hanya dibiayai hingga lulus dari pendidikannya. Anak pun dididik agar selanjutnya bisa membayar sendiri biaya hidupnya.

6. Orang Kaya Sangat Jago Dalam Menangkap Kesempatan.
Lingkungan sekitar kita penuh dengan kesempatan untuk menghasilkan uang. Mata orang kaya sangat jeli dalam melihat hal ini. Mereka selalu memanfaatkan kesempatan-kesempatan yang ada untuk menghasilkan lebih banyak uang lagi.

7. Orang Kaya Memilih Mata Pencaharian yang Tepat Bagi Mereka.
Penghasilan utama kita sudah pasti berasal dari mata pencaharian kita, oleh karena itu sangatlah penting untuk memilih mata pencaharian yang paling tepat untuk membangun kekayaan. Mata pencaharian untuk mesti sesuai dengan minat dan kemampuan yang kita miliki, serta memiliki peluang yang besar untuk berkembang di masa depan. Orang kaya selalu bisa mencari mata pencaharian yang tepat bagi mereka, sehingga mereka bisa mengembangkan kekayaan mereka.


 www.tokopedia.com/bisnisgemilang/grosir-topi-murah-jakarta-pusat-grosir-topi-aneka-topi-top


jualtopionline.jpeg

Minggu, 01 November 2015

Bagaimana Sih Sebenarnya Menjalankan Bisnis Affiliate??

affiliate marketing
 by Andrie

Yup, mungkin anda sudah tahu bahwa bisnis affiliate adalah bisnis yang sangat Booming dimana kita sebagai penjual tidak perlu membuat produk dan hanya mempromosikan link affiliasi khusus yang kita dapatkan saat registrasi disalah satu network affiliate.
Dari pengalaman saya, kebanyakkan para affiliate marketer melakukan strategy “hit anda run”. Marketing hit dan run biasanya seperti ini:

1. Memilih Network Affiliate Untuk Promosi
2. Mengirimkan Pengunjung Ke Link Affiliate
3. Dan Profits!.

Mungkin anda pernah mendengar banyak affiliate marketer mendapatkan 5juta, 10juta, 20juta bahkan 100juta saat mereka mempromosikan link affiliate mereka. Kedengarannya sangat Luar Biasa bukan!. Tapi ada satu masalah, biasanya mereka hanya mendapatkan satu kali saja.
Kok itu bisa terjadi mas?…


http://member.websitewordpresspemula.com/aff.php?aff=29

www.WebsiteWordpressPemula.com (WWP)>>klik..

 


Yup, jawabannya satu. yaitu “Mereka Tidak Memiliki Costumer”. Inilah yang menyebabkan terkadang affiliate marketer itu tidak long time.
Saran saya jika anda ingin mendapatkan income long term dalam menjalankan bisnis affiliate, anda harus “memiliki costumer”. Memiliki bukan berarti hanya memiliki data costumer, tetapi anda harus menjadi teman costumer anda.

Ini sangat penting. Menjalin hubungan baik akan membuat anda saling “memiliki”. Apalagi jika anda terus berusaha untuk membantu mereka dalam menjalankan bisnis mereka. Sehingga, apapun yang anda promosikan tentu costumer anda akan sangat senang membeli melalui link affiliate anda.
Oke, semoga informasi ini bermanfaat untuk bisnis anda ya. Komentar dan saranmu bisa anda tulis dibawah dan nantikan info update lainnya.


www.produkgemilang.blogspot.com 
 
 
 
 

Belajar bisnis online Terpercaya..100 Lebih Jurus Online Sakti..bagaimana meraup dollar & rupiah..lewat internat

Jurus terlarang..bagaimana meraup dollar lewat internat

PENAWARAN Hari Ini !!
Ratusan eBook Indonesia dan Kumpulan Software Langka
BORONG SEMUA hanya dengan Rp.1.000,-/Produk
+++ PLUS …
KOMISI hingga 50%
Untuk setiap Penjualan Ulang ,yang anda lakukan melalui Program Reseller kami, klik disini..

Selasa, 17 Februari 2015

Jangan berhutang kalau tidak punya uang..


Jangan berhutang kalau tidak punya uang

Kebanyakan orang akan berhutang ketika mereka tidak punya uang. Tentu pemahaman umumnya begitu. Bahwa kita hanya akan berhutang kalau memang dananya kurang, dananya tidak mencukupi, dananya belum ada sehingga kita akan berhutang. Kalau ada dananya kenapa harus berhutang?

Menurut saya pemahaman itu kurang lah tepat. Seharusnya orang berhutang pada saat mereka memiliki kemampuan untuk tidak berhutang dan mampu menjalankannya tanpa hutang, disitulah saat paling tepat untuk kita berhutang.

 Nabung di bank bukan nya nambah malah berkurang???!!
Gabung di LSM yuukk
Nabung 32 hari dapet lebih 12%
nabung 60 hari dapet lebih 50%
 

Tanpa potongan, tanpa biaya adm apapun..

Group fb: https://www.facebook.com/groups/784189291611586/

Dapatkan REWARD khusus hari ini ^^
Info lengkap chat me.. ^^

http://lsm-nabungonline.com/?a=gemilang



 
Alasan mudah nya untuk memahami adalah sebagai berikut. Orang kebanyakan berhutang untuk modal kerja, untuk berkembang, untuk nambah cabang, untuk memperkuat bisnis dan sebagainya. Tujuannya entah kalau tidak memulai bisnis baru maka tujuan lainnya adalah membesarkan bisnis yang sudah ada. Dan disinilah letak kesalahan umum dari banyak pemula di dunia hutang, yaitu terlalu percaya diri bahwa mereka akan bisa membayar hutang. Bisnisnya akan lancar, pendapatan bagus, perputaran uang sesuai yang diharapkan kemudian mereka bisa membayar hutang. Dan pada kenyataannya semua tidak bisa kita atur. Kita bukan Tuhan.

Hasil tidak sesuai rencana, target tidak seperti yang diharapkan, pendapatan tidak sebesar uang yang harus dikembalikan. Hutang nya tidak terbayar. Dan mulailah kita dalam siklus kedua dalam hidup. Yaitu hidup dalam gelimang hutang dan hutang. Mulai tidak tenang, mulai gelisah, mulai mikir tidak sehat, mulai berpikir lebih gila dan akhirnya mulai berpikir untuk membesarkan hutang sebelumnya. Berpikir kalau dengan tambahan modal akan mampu menyelesaikan permasalah hutang awal ini. Dan hasilnya pun kita tahu hutang kedua makin besar dan tidak mampu mengembalikannya.


www.rahasiadibalikkeberuntungan.com/?id=gemilang

Logika sederhananya, hutang kecil saja tidak mampu membayar, kenapa hutang lebih besar. Yang sedikit saja tidak terbayar kenapa harus berhutang lebih besar. Dan salahkaprahnya dari para penghutang itu adalah membayar hutang dengan hutang yang baru. Menutup angsuran dari hutang-hutang yang baru. Ini ibaratnya adalah zombie. Memakan tubuh sendiri. Memakan modal yang harusnya dikembalikan dengan bunga, tetapi malahan digunakan untuk membayar dirinya sendiri. Tentu jelas akan minus, kurang bayar dan tinggal menunggu waktu saja. Belum lagi sebagian dari hutang digunakan untuk bersenang-senang. Digunakan untuk hal tidak produktif dan hal yang mampu membantu membayar hutang.

Beli mobil, gadjet baru, rumah baru, jalan-jalan, umroh, daftar haji dan sebagainya. Umroh ataupun daftar haji nya tidak salah. Yang salah adalah membayar itu dengan duit hutang. Membayar dengan uang yang harusnya di anakan dan dikembang biakan kemudian DIKEMBALIKAN.
 
Tidak peduli seberapa banyak uang yang kamu dapatkan, selalu ingat untuk membagi uangmu ke dalam 5 bagian yang proporsional. Selalu membuat dirimu berguna. – Li Ka-Shing
Jika pendapatan kamu sekarang ini 4juta/publan, kamu bisa hidup dengan baik. Saya akan membantu membagi uangmu ke dalam 5 bagian, yaitu

li-ka-shing-2

Penjelasannya adalah :
Diagram Living Expense, digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Dengan pembagian sederhana ini kamu hanya menghabiskan kurang dari Rp 38 ribu / hari. Sarapan bisa dengan nasi uduk atau bubur. Untuk makan siangpun bisa di warung nasi atau kamu yang sedang diet bisa dengan buah/ cemilan rendah kalori . Untuk makan malam, masaklah makananmu sendiri yang terdiri dari sayuran dan lauk tidak lupa segelas susu sebelum tidur. Untuk satu bulan, biaya untuk makan seperti ini kira-kira menghabiskan Rp 1,2 juta.

Diagram Making Friends, digunakan untuk membangun network dan perluas jaringan pertemananmu. Tentunya hal ini akan membuat dirimu dikenal oleh banyak orang. Mungkin tagihan telpon sekitar +- Rp 185 ribu, jika mau lebih dahsyat kamu bisa mengajak makan dua kali dalam sebulan, kisaran nominal Rp 200 s/d 300 ribu. Siapa yang kamu traktir? Selalu ingat untuk mentraktir makan siang untuk orang-orang yang lebih pandai atau memiliki wawasan lebih dari pada kamu, yang lebih kaya, atau orang-orang yang telah membantu kamu dalam berkarir. Pastikan kamu melakukannya setiap bulan. Setelah satu tahun, lingkaran pertemanan kamu akan menghasilkan nilai yang luar biasa. Selain reputasi dan pengaruh, akan ada nilai lebih yang dihasilkan. Penilaian baik dan murah hati juga akan meningkat.

Dropship Supplier Terdasyat - Buka Toko Online tanpa Stok Barang..

modal kecil 100 ribu daftar sekali

untung berlipat..berkali kali

berbisnis online tanpa stok produk
 
 
Yang paling tepat adalah berutang pada saat anda sudah punya uang. Berhutang pada saat anda mampu menjalankan bisnis itu tanpa uang bank atau hutang. Karena uang anda itulah dana cadangan yang sebenarnya ketika segala sesuatu tidak sesuai dengan yang diharapkan maka uang itulah yang digunakan untuk menstabilkan dan mengembalikan kita pada situasai yang normal.

Begitu kita tidak mampu bayar hutang, maka uang kita yang sebenarnya yang kemudian digunakan untuk membayar hutang. Bila semua rencana tidak jalan seperti yang diharapkan tentu dengan kemandirian keuangan kita dapat menyelesaikan hal tersebut. Karena pada dasarnya, kalau sudah tidak punya uang kemudian berhutang maka ketika ada permasalahan tentu jawabannnya hutang lagi yang lebih besar. Padahal kita tadi sudah bahas, hutang kecil saja tidak terbayar tentu hutang yang besar akan jauh lebih berat dan tidak terbayar.

Saya belajar ini dari kakak saya yang memiliki banyak properti, banyak aset dan memiliki cukup uang. Uniknya hutangnya dia banyak juga. Akan tetapi prinsip yang saya pelajari dari beliau adalah hutang hanya supaya kalau dia beli aset supaya tidak menggunakan uangnya, uangnya utuh dan dapat digunakan sebagai cadangan atau backup bilamana segala sesuatu tidak lancar seperti apa yang diinginkannya.


www.gmindonesia.com/gemilang
 
Contoh, beliau memiliki yang 1M. Dan kebetulan ada sebuah aset senilai 1M maka beliau akan membeli aset tersebut menggunakan hutang. Dan uang 1M nya disimpan untuk berjaga-jaga bilamana hasil tidak sesuai seperti yang diharapkan. Kalau pun bisnisnya tidak lancar dan tidak berjalan seperti yang diinginkan maka hutang nya segera ditutup dan dia akan menjual aset tersebut untuk mengembalikan pada kondisi keuangan yang sebelumnya.


Klik Senyumnya..Dapatkan Bonus & Hadiah Membuka Pintu Rejekinya..
Ayo Action..tunggu apa lagi.. 
www.rahasiawebsitepemula.com/?id=natan
 

Kalau uang nya 1M dan yang diinginkan ruko senilai 1.5M, maka yang dilakukan nya adalah bukan berhutang 500jt. Akan tetapi bekerja lebih keras dengan apa yang telah dia miliki sekarang supaya uang nya terkumpul penuh 1.5M, baru dia berhutang senilai 1.5M untuk membayar properti tersebut. Dia akan selalu memiliki dana cadangan, uang nya utuh dan memiliki properti baru.
Karena tidak ada yang bisa memprediksi kepastian pasti untung dimasa depan, kepastian pasti menang dan kepastikan kalau pasti bisa bayar hutang. Masa depan adalah milik Tuhan. Pendapatan tidak bisa ditebak dan diprediksi, akan tetapi angsuran dan jatuh tempo selalu pasti dan jelas.
 Posted by

Jadi, berutanglah pada saat anda memiliki uang. Bukan pada saat anda tidak memiliki apa-apa.